Rating: Gundala

0

Gundala

Tahun

2019

Negara

Indonesia

Tanggal Rilis

August 29, 2019

Sutradara

Joko Anwar

Bahasa

Indonesian

Genre

Action, Crime, Drama

Durasi

123 min / 2:3

Rating Film

Rating anda 0

6/10 3671
Beri rating

Sinopsis Film

Sancaka telah tinggal di jalan-jalan sejak orang tuanya meninggalkannya. Sancaka hidup dengan memikirkan keselamatannya sendiri. Ketika kondisi kota semakin buruk dan ketidakadilan berlangsung di seluruh negeri, Sancaka harus memutuskan apakah dia terus hidup untuk menjaga dirinya sendiri atau bangkit untuk menjadi pahlawan bagi yang tertindas.

Rating Film

Rating anda 0

6/10 3671 Gundala

Trailer Film

Aktor

Aktor (29)
...

Wulan

...

Pengkor

...

Ghani Zulham

...

Ridwan Bahri

...

Ferry Dani (as Arswendi Bening Swara)

Pritt Timothy

...

Pak Agung

Aqi Singgih

...

Ganda Hamdan

...

Fadli Aziz

...

Ito Marbun

...

Young Sancaka

...

Kurniati Dewi / Sancaka's Mother

...

Sancaka's Father

...

Rahayu

Zidni Hakim

...

Dirga Utama

Cecep Arif Rahman

...

Swara Batin

...

Desti Nikita

...

Nila Umaya

Kelly Tandiono

...

Mutiara

Daniel Adnan

...

Tanto Ginanjar

...

The Painter

Andrew Suleiman

...

...

Plantation Worker

...

Ki Wilawuk

...

Sri Asih

...

Siti Gahara

Faris Fadjar Munggaran

...

Awang Kecil

Film Serupa

The Gentlemen
8/10    Action, Crime
Gandii Baat
4/10    Crime, Drama, Thriller
Mr. Jasoos
5/10    Crime, Drama, Mystery, Thriller
Krasue: Inhuman Kiss
7/10    Drama, Horror, Romance
Heer Maan Ja
5/10    Action, Comedy, Family, Romance
Born a King
8/10    Drama
Evil
8/10    Crime, Drama, Horror, Mystery, Thriller

Ulasan Penonton

15 October 2019

Akhirnya Indonesia punya film superhero lagi!

Gundala adalah karakter komik favoritku sejak kecil, makanya waktu aku tau kalau Gundala akan tayang di bioskop, aku senang bukan main! Secara alur cerita dan naskah, aku rasa masih banyak kekurangan di film ini. Beberapa percakapan yang terdengar aneh dan CGI yang tidak perlu pun masih muncul beberapa kali. Walau begitu, aku tetap senang, karena menurutku, Gundala sebagai film pembuka Jagad Sinema Bumi Langit ini sudah cukup menjanjikan! Ditambah lagi bahwa di film ini pun mulai diperkenalkanbeberapa calon superhero dan penjahat yang akan muncul di film-film selanjutnya! Rasanya aku tidak sabar untuk menonton film yang lainnya.

2 September 2019

Membangun karakter besar, tetapi tidak begitu baik dari eksekusi tindakan ketiga

Saya memberikan rating 9/10 untuk film ini! Film hero, apalagi ini adalah film superhero lokal dan ini langka. Namun menurut saya ada banyak "potensi terbuang" dalam film ini. Ceritanya di awal menjanjikan namun setelahnya terasa begitu cepat. Menurut saya jika ada lebih banyak aksi di film ini, film ini akan lebih smepurna. Namun menurutku CGI-nya masih belum sebaik Hollywood, mungkin karena perbedaan anggaran. Film ini juga mengingatkan saya akan film The Raid. Namun menurut saya, Gundala ini adalah titik kebangkitan film superhero Indonesia lainnya.

29 August 2019

Gelap, berpasir, dan sedikit tidak jelas

Ketika aku mendengar nama Joko Anwar, aku tidak bisa melepaskan sosoknya dari film berteme horor dan thriller, yang merupakan genre kegemarannya. Aku pun terkejut ketika mendengar Gundala akan disutradarai oleh dia, tapi pada saat yang sama, saya merasa optimis film ini setidaknya memiliki kualitas kontrol tentang sinematografi dan alur cerita yang layak. Beberapa karakteristik yang Joko Anwar tawarkan dalam setiap film yang diarahkan oleh dia selalu berhasil dimunculkan. Trailernya juga sangat bagus, dan ekspektasi masyarakat pun akan tinggi karena mereka ingin Gundala untuk menjadi pembukaan Jagad Sinema Bumi Langit. Jadi, tentang filmnya. Seperti yang kukira sebelumnuya, Joko Anwar membuat suasana film Gundala sedikit "dark", sedikit mirip dengan gaya film Nolan. Rasanya seperti menonton film thriller atau horor di beberapa bagian film itu. Dari bagian pertama sampai tengah film cerita yang padat, tapi setelah dari sana sampai akhir, plot agak berantakan dan transisi antara setiap adegan terasa terburu-buru untuk mencapai akhir. Beberapa adegan bahkan menjadi sedikit cringey. Aku merasa terlalu banyak kritik sosial dan politik dalam film ini, sehingga itu membuat kita sedikit tidak fokus pada cerita superheronya. Pertarungan terakhir terasa sedikit kaku dan terlalu banyak melompat-lompat untuk satu musuh ke musuh berikutnya. Berbicara tentang CGI, saya tidak berharap banyak dari. Saya juga merasa bahwa chemistry antar pemain masih kurang.

Menampilkan lebih banyak

Tinggalkan Balasan