Susi Susanti: Love All

2019, Indonesia, Biography, Drama, Sport
Cari films
7
/ 2
IMDB
8
/ 209
Put your rating
Thanks for your vote
2 appraisals
Short info

Susi Susanti: Love All merupakan film besutan Sutradara Sim F bersama produser Daniel Mananta dan Reza Hidayat. Susi Susanti diperankan oleh aktris Laura Basuki. Film yang diangkat dari kisah nyata biografi seorang atlet bulu tangkis nasional ini mengisahkan perjalanan hidup Susi Susanti dari mulai ketekunannya dalam menggapai cita-cita menjadi atlet bulu tangkis hingga pencapaiannya di Olimpiade Barcelona dan memenangkan medali emas.

Film ini juga menceritakan bagaimana ia bertemu dengan Alan Budikusuma yang diperankan oleh Dion Wiyoko. Dikisahkan bahwa Alan juga pemenang medali emas sehingga dikatakan Alan dan Susi adalah pasangan emas.

Hal menarik lainnya dalam film ini yakni bagaimana Susi yang merupakan keturunan Tionghoa harus berjibaku dengan kerusuhan 1998, dimana ia kesulitan dalam pengurusan administrasi untuk mengikuti seleksi bulu tangkis internasional.

Puncaknya, ketika ia dan diwawancarai wartawan saat menghadiri kejuaraan Thomas Cup dan Uber Cup, Susi dianggap sedang mencari suaka di luar negeri akibat kerusuhan yang terjadi di Indonesia. Bahkan, kediamannya di Tasikmalaya pun ikut menjadi sasaran amuk massa saat itu. 

Momen haru dan paling ditunggu-tunggu dalam film ini tentu saja adalah kisah Susi saat mengikuti Olimpiade Barcelona di tahun 1992, dimana momen tersebut menjadi tonggak sejarah bulu tangkis Indonesia di mata dunia. Inilah pertama kalinya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya berkumandang.

3 reviews
SHARE
Trailers
Susi Susanti: Love All merupakan film besutan Sutradara Sim F bersama produser Daniel Mananta dan Reza Hidayat. Susi Susanti diperankan oleh aktris Laura Basuki. Film yang diangkat dari kisah nyata biografi seorang atlet bulu tangkis nasional ini mengisahkan perjalanan hidup Susi Susanti dari mulai ketekunannya dalam menggapai cita-cita menjadi atlet bulu tangkis hingga pencapaiannya di Olimpiade Barcelona dan memenangkan medali emas.

Film ini juga menceritakan bagaimana ia bertemu dengan Alan Budikusuma yang diperankan oleh Dion Wiyoko. Dikisahkan bahwa Alan juga pemenang medali emas sehingga dikatakan Alan dan Susi adalah pasangan emas.

Hal menarik lainnya dalam film ini yakni bagaimana Susi yang merupakan keturunan Tionghoa harus berjibaku dengan kerusuhan 1998, dimana ia kesulitan dalam pengurusan administrasi untuk mengikuti seleksi bulu tangkis internasional.

Puncaknya, ketika ia dan diwawancarai wartawan saat menghadiri kejuaraan Thomas Cup dan Uber Cup, Susi dianggap sedang mencari suaka di luar negeri akibat kerusuhan yang terjadi di Indonesia. Bahkan, kediamannya di Tasikmalaya pun ikut menjadi sasaran amuk massa saat itu. 

Momen haru dan paling ditunggu-tunggu dalam film ini tentu saja adalah kisah Susi saat mengikuti Olimpiade Barcelona di tahun 1992, dimana momen tersebut menjadi tonggak sejarah bulu tangkis Indonesia di mata dunia. Inilah pertama kalinya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya berkumandang.

" />
Susi Susanti: Love All
Reviews (3)
Replying to
Ini mencakup sejarah Gelap Indonesia selama krisis Asia tahun 1998, sementara memiliki besar dan antivating garis cerita. Harus menonton untuk semua Indonesia dari segala usia. Mari kita ingat dan belajar dari sejarah untuk tidak mengulanginya lagi.
26 October 2019
Film ini lebih dari film biopic tapi juga menangkap sejarah Indonesia dengan indah. Terima kasih untuk menginformasikan dan monumentalisasi saat-saat sejarah tersembunyi ketika Susi mengeluh tentang diskriminasi etnis Cina di depan media. Aku terharu saat nonton film. Sama seperti aku warga Cina Indonesia juga. Cinta semua.
25 October 2019
Ini benar-benar indah biopik. Aku suka hampir semua bagian filmnya, tapi tidak suka beberapa adegan saat Susi mengalahkan beberapa musuh terbesarnya dalam pertandingan penting, terutama di Barcelona 1992.
24 October 2019
SHARE